Saya bertemu dengannya sudah tiga kali, dua kali di hotel dan satu kali di kampus. Namun saya betul-betul merasa dekat dengan beliau (tak segan maksudnya), ketika ada suatu diskusi kelistrikan di daerah losari suatu waktu. Di tempat itu, saya dan beberapa teman-teman dari beberapa elemen mahasiswa sudah lebih dulu berada di ruangan tempat diskusi kami. Tepat ketika MC sudah membuka diskusi, tiba-tiba Pak Ahmad Siang atau biasa disapa Pak AS ini pun tiba di ruangan, uniknya karena rada terlambat datang dia pun memilih duduk dibelakang, tempat beberapa peserta diskusi berbaur. Dari sini saya pun bisa menilai bahwa perawakan beliau bukanlah tipe sosok yag gila hormat atau sebagainya. Diskusi sempat tertunda beberapa saat lantaran beberapa jajaran petinggi PLN SULTAN BATARA kurang nyaman dengan kondisi Pimpinan mereka duduk di tempat itu. Namun akhirnya diskusipun tetap berlangsung.</span></div>
<div style=”text-align: justify;”>Diskusi pun berlangsung seperti biasanya, berbagai saran, kritikan dan masukan-masukan dari teman-temanpun dikomentari dengan hangat. Pak AS pada saat itu betul-betul meyakinkan beberapa bawahannya untuk serius mendengar segala keluhan dan masukan. Sesekali beliau menekankan posisi mereka dan pekerjaannya tak lebih dan tak hanya untuk melayani pelanggan saja. Berbagai saran-saran yang cukup pentingpun dintruksikannya secara langsung kepada jajarannya. Layaknya perawakan orang bugis/makassar pada umumnya, beliau mmg cukup keras dan tegas dalam bertutur kata, meskipun lelucon-lelucon khasnya sekali-kali mengiringi setiap argumen-argemunnya. Luar biasa memang, bagi saya siapapun pemimpin disana namun ketika dia memiliki gaya bicara yang kocak dan tegas syarat makna saya yakin dan percaya bahwa tipe pemimpin seperti itu pasti ramah dan dekat dengan orang-orang di sekitarnya.</span></div
Namun barangkali kita akan kehilangan Sosok beliau di daerah ini (Sulsel-Sultra-Sulbar), pemberitaan media menginformasikan bahwa akan ada pergeseran kedudukan GM di lingkup PLN. Ada kemungkinan beliau akan di tarik ke pusat.
Terima Kasih Pak AS, semoga amal ibadah bapak dalam memimpin dan melayani para pelanggan PLN menjadi sesuatu yang bernilai ibadah dan rahmat disisi-Nya…aa…min